1.Simpan ASI dalam botol yang telah disterilkan terlebih dahulu (direbus,dikukus atau bisa dengan memanaskannya pake oven)
2. Botol yang paling baik sebetulnya adalah yang terbuat dari gelas atau kaca (saya memakai botol bekas minuman UC 1000).
3. Jika terpaksa menggunakan botol plastik, pastikan plastiknya cukup kuat (tidak meleleh jika direndam dalam air panas).
4. Jangan pakai botol susu berwarna atau bergambar, karena ada kemungkinan catnya meleleh jika terkena panas.
5. Jangan lupa bubuhkan label setiap kali Ibu akan menyimpan botol ASI, dengan mencantumkan tanggal dan jam ASI dipompa atau diperas.
6. Simpan ASI di dalam botol yang tertutup rapat, jangan ditutup dengan dot. Karena masih ada peluang untuk berinteraksi dengan udara.
7. Jika dalam satu hari Ibu memompa atau memeras ASI beberapa kali, bisa saja Asi itu digabungkan dalam botol yang sama. Syaratnya, suhu tempat botol disimpan stabil, antara 0 s/d 15 derajat Celcius.
8. Penggabungan hasil simpanan ini bisa dilakukan asalkan jangka waktu pemompaan/pemerasan pertama s/d terakhir tidak lebih dari 24 jam.

Beberapa Peneliti di Negara iran menyimpulkan bahwa mengonsumsi teh panas pada temperatur 70 derajat Celsius atau lebih kemungkinan besar meningkatkan resiko kanker tenggorokan.
Peneliti itu,disisarkan didalam British Medical Journal,dilakukan di Iran utara,tempat sejumlah besar teh panas dikonsumsi setiap hari.
Kanker Osophagus(kerongkongan) menewaskan lebih dari 500.000 orang di seluruh dunia setiap tahun dan "Oesophageal squamous cell carcinoma"(OSCC) adalah jenis yang paling umum.
Kebiasaan minum teh tersebar luas di daerah tersebut.jadi para peneliti menetapkan untuk menyelidiki kemungkinan hubungan antara kebiasaan minum teh dan resiko oesophageal squamous cell carconia.
Mereka meneliti kebiasaan minum teh sebanyak 300 orang yang diagnosis menderita OSCC dan satu kelompok pembanding sebanyak 571 pria dan wanita dari daerah yang sama.
Hampir semua peserta minum teh hitam secara rutin,dan rata-rata mengkonsumsi lebih dari satu liter teh setiap hari.Dibandingkan dengan minum teh hangat atau suam kuku pada temperatur 65 derajat celsius atau kurang,meminum teh panas antara 65 dan 68 derajat celsius,berkaitan dengan peningkatan delapan kali lipat.
Kondisinya sama,dibandingkan dengan meminum teh empat menit atau lebih setelah dituangkan.,meminum teh kurang dari dua menit setelah dituangkan berkaitan dengan resiko lima kali lipat lebih tinggi.
"Hasil kami memperlihatkan peningkatan kuat resiko OSCC yang berhubungan dengan meminum teh panas atau sangat panas,"kata para peneliti itu.Mereka menyarankan orang mesti menunggy beberapa menit sebelum meminum satu gelas teh yang baru diseduh dengan air mendidih. Peneliti itu,disisarkan didalam British Medical Journal,dilakukan di Iran utara,tempat sejumlah besar teh panas dikonsumsi setiap hari. Kanker Osophagus(kerongkongan) menewaskan lebih dari 500.000 orang di seluruh dunia setiap tahun dan "Oesophageal squamous cell carcinoma"(OSCC) adalah jenis yang paling umum. Kebiasaan minum teh tersebar luas di daerah tersebut.jadi para peneliti menetapkan untuk menyelidiki kemungkinan hubungan antara kebiasaan minum teh dan resiko oesophageal squamous cell carconia. Mereka meneliti kebiasaan minum teh sebanyak 300 orang yang diagnosis menderita OSCC dan satu kelompok pembanding sebanyak 571 pria dan wanita dari daerah yang sama. Hampir semua peserta minum teh hitam secara rutin,dan rata-rata mengkonsumsi lebih dari satu liter teh setiap hari.Dibandingkan dengan minum teh hangat atau suam kuku pada temperatur 65 derajat celsius atau kurang,meminum teh panas antara 65 dan 68 derajat celsius,berkaitan dengan peningkatan delapan kali lipat. Kondisinya sama,dibandingkan dengan meminum teh empat menit atau lebih setelah dituangkan.,meminum teh kurang dari dua menit setelah dituangkan berkaitan dengan resiko lima kali lipat lebih tinggi. "Hasil kami memperlihatkan peningkatan kuat resiko OSCC yang berhubungan dengan meminum teh panas atau sangat panas,"kata para peneliti itu.Mereka menyarankan orang mesti menunggy beberapa menit sebelum meminum satu gelas teh yang baru diseduh dengan air mendidih.